Pengurus IAI Meraih Penghargaan pada Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional
Wednesday, Jul 10 2019 at 02:30 PM

Apoteker Iis Rukmawati, S.Si., MM.Kes., Apt, selaku anggota Ikatan Apoteker Indonesia Bidang Apoteker Spesialis meraih penghargaan bergengsi dalam peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI), pada hari Sabtu (6/8/2019) di Balai Kota Bandung, Jawa Barat. Iis terpilih bersama 11 penerima Penghargaan Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang diinisiasi oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung.

Apoteker termasuk ke dalam 12 sektor yang diganjar dengan penghargaan ini. Sementara untuk 11 sektor lainnya, diantaranya berasal dari Pegiat Pendidikan, Dinas Kesehatan, Pegiat Lingkungan, Ikatan Perkumpulan Pengusaha Reklame, Media Massa, dan Elemen Masyarakat. Penghargaan ini diberikan atas dasar kontribusi setiap tokoh yang terpilih dalam menyukseskan gerakan P4GN.

Berikut ini daftar nama penerima penghargaan:

  1. Purwanti Budi Rahayu (lingkungan pendidikan)
  2. Deni Maulana Akbar (instansi swasta)
  3. Yus Jayusman (lingkungan masyarakat)
  4. Bambang Sukardi (Camat Gedebage)
  5. M. Arief Budiman (Lurah Burangrang)
  6. Iis Rukmawati (Apoteker)
  7. Dinie Anggraeni Dewi (Dosen Uninus)
  8. Mashuri Alwi (Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas I Bandung)
  9. Priana Wirasaputra (Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Bandung)
  10. Rita Verita (Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung)
  11. Billy Imam Subekti (Ikatan Perkumpulan Pengusaha Reklame Kota Bandung)
  12. Iqbal Pratama (Wakil Pemred PRFM)

Berdinas di UPT Puskesmas Ibrahim Adjie Kota

Dalam tugas keseharian, Apoteker Iis berdinas di UPT Puskesmas Ibrahim Adjie Kota. Iis juga masih melaksanakan perannya sebagai Wakil Ketua I Hisfarkesmas. “Apoteker, terutama kami yang di puskesmas, berperan pada lini pertama masyarakat baik dalam pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” terang Iis.

Iis memberikan contoh, ketika pada saat dilakukan tes didapati hasil positif golongan benzo, maka apoteker dapat memainkan peran pentingnya. Peran dimaksud seperti menanyakan apakah sedang mengkonsumsi obat tertentu, di mana dan bagaimana cara memperolehnya. Iis menambahkan sedikitnya ada 15 puskesmas yang ditunjuk untuk menangani rehabilitasi narkoba di Kota Bandung. Terakhir, Iis berpesan kepada seluruh Apoteker di Indonesia agar menjadi Apoteker yang bertanggungjawab.

 

 

Berita ini disadur dari sumber aslinya: http://warta-apoteker.com/2019/07/07/wakil-ketua-i-hisfarkesmas-meraih-penghargaan-p4gn/

 

Dokumentasi acara bisa dilihat dengan meng-klik tautan berikut ini: http://iai.id/gallery/apoteker-iis-rukmawati-meraih-penghargaan-bergengsi-pada-peringatan-hari-anti-narkoba-internasional